indosiar.com, Jakarta - Cerita dibalik tragedi Hercules ini juga datang dari Suryo Cahyono. Sebelum menumpang Hercules, Suryo sempat diingatkan oleh anaknya yang merasa takut dan khawatir sang ayah menumpang Hercules. Bahkan istrinya juga mengingatkan agar mengurungkan niatnya pergi ke Madiun karena bertepatan 100 hari meninggalnya orangtua korban.
Beginilah suasana duka keluarga almarhum Suryo Cahyono salah satu penumpang tewas dalam musibah jatuhnya pesawat Hercules C 130. Isak tangis istri dan anak tercintanya meledak saat jenazahnya tiba dikediamannya Jalan VIII Gang II Kelurahan Pekayon, Jakarta Timur.
Menurut keluarganya, sebelum berangkat menumpang Hercules, almarhum sempat ragu karena putranya Indra, terlihat khawatir dan takut. Hal yang sama juga diungkapkan sang istri agar mengurungkan niatnya untuk menumpang Hercules, karena bertepatan dengan 100 hari meninggalnya orangtua korban.
Tapi takdir berkata lain, Suryo tetap berangkat ke Madiun menumpang Hercules dan akhirnya musibah itu merengut nyawanya. Suryo berangkat bersama kedua saudaranya yang juga ikut tewas dalam musibah itu. Tidak seperti biasanya almarhum berpamitan hanya kepada putrinya Retno dan sang istri.
Setibanya jenazah di rumah duka Kamis sore langsung disholatkan di Masjid Jaya Sakti di Komplek Brigif. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. (Herman Worotikan/Wahyu Wacana/Sup)