indosiar.com, Jawa Barat - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat Selasa (22/04/08) ini menggelar rapat pleno sekaligus penetapan hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang telah dilangsungkan pada 13 April lalu. Sehari sebelum pleno, KPUD menghentikan publikasi penghitungan suara.
Munculnya gelombang aksi unjuk rasa menuntut rapat pleno penetapkan hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dibatalkan tidak dihiraukan KPUD Jawa Barat.
KPUD tetap menggelar rapat pleno di Kantor KPUD pada pukul 10.00 WIB karena telah menerima hasil rekapitulasi terakhir dari 26 kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Sementara itu Kantor KPUD Jawa Barat kemarin didatangi pengunjuk rasa yang mengatasnamakan barisan pembela pasangan Agum - Nu'man. Pengunjuk rasa menuntut KPUD Jawa Barat membatalkan penetapkan hasil penghitungan suara, karena dinilai telah terjadi pengelembungan suara terhadap pasangan peserta Pilkada Ahmad Heryawan - Dede Yusuf. Aksi ini dijaga ketat aparat kepolisian dan membuat pengunjuk rasa gagal menduduki kantor KPUD. (Cecep Hendar/Sup)