indosiar.com, Jakarta - Konflik di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berbuntut pada tindak anarkisme. Kamis (26/02/09) siang, massa yang diduga berasal dari kubu DPP KNPI versi kongres Bali menyerang kantor DPP di Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan yang kini dikuasai kubu DPP KNPI versi kongres Ancol, Jakarta. Tindakan tersebut mengakibatkan sejumlah aset rusak.
Upaya pendudukan kantor DPP KNPI di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB kemarin. Puluhan orang yang diduga kelompok pro Ketua Umum DPP KNPI versi Bali, Aziz Syamsudin tiba-tiba menyerbu kantor DPP KNPI yang sejak Oktober 2008 lalu dikuasai kelompok Ketua Umum DPP KNPI versi Jakarta, Ahmad Doli Kurnia.
Massa KNPI kubu Doli pun mempertahankan hingga bentrokan antar dua kubu tidak terelakkan. Akibat bentrokan tersebut, sejumlah aset kantor rusak dan beberapa bagian kaca gedung pecah. Massa yang diduga pro Aziz juga merusak sejumlah sepeda motor yang berada didekat kantor DPP.
Polisi yang segera tiba di lokasi langsung mengamankan situasi dan menahan sekitar 26 orang dari kedua belah pihak yang diduga terlibat aksi pengrusakan ini. Saksi mata mengatakan, puluhan orang yang datang menyerbu kantor DPP KNPI membawa sejumlah batu dan kayu, mereka juga melempari bangunan serta orang yang berada didalam kantor dengan batu sehingga sejumlah orang terluka.
Konflik di tubuh KNPI berawal sejak digelarnya dua kongres oleh dua kubu yang saling berseberangan. Kongres KNPI yang berlangsung di Jakarta pada 25 hingga 28 Oktober 2008 memilih Ahmad Doli Kurnia sebagai ketua umum. Sementara kongres KNPI di Bali pada 30 Oktober hingga 2 November 2008 menetapkan Aziz Syamsudin sebagai ketua umum. Kasus ini kini ditangani aparat Polres Metro Jakarta Selatan. (Dedi Irawan/Sup)