indosiar.com, Denpasar - Penelusuran jejak pengiriman laptop kepada terpidana mati kasus bom Bali I, Imam Samudera kini mulai terkuak. Salah satu perusahaan jasa pengiriman barang di Denpasar mengaku mengirimkan dua paket dari Solo dan Semarang, Jawa Tengah kepada Benny Iriawan petugas Lapas Grobokan yang kini sudah dipindahkan ke LP Purwokerto, Jawa Tengah.
Pada tanggal 3 Mei 2005 lalu PT Citra JNE Denpasar menerima dua paket kiriman dari Semarang dan Solo, Jawa Tengah dengan tujuan Benny Irawan di perumahan Lapas Kelas II A Denpasar.
Paket kiriman dari Semarang atas nama Anisa berisi notebook, sedangkan paket kiriman dari Sukoharjo, Solo atas nama pengirimnya Umar berisi pakaian dan buku. Kedua paket tersebut sekitar jam 4 sore kemudian diantar oleh kurir yang bernama Didik Kusdianto ke alamat tujuan.
Menurut Didik, paket tersebut diterima dan ditandatangani sendiri oleh Benny di rumah dinasnya di Jalan Tangkuban Prahu No.15 Grobokan Denpasar.
Sementara itu Kepala Personalia PT Citra JNE Denpasar Zul Rahmat mengaku, kemarin telah didatangi tim Densus 88 Anti Teror. Namun aparat kepolisian belum memeriksa kurir yang mengantarkan laptop ke Benny Irawan. (Masudin/Sup)