HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Latihan Gladi Kotor



indosiar.com, Jakarta - Latihan pemantapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka 2006 mulai berlangsung Sabtu (12/08/06) ini di lapangan Pusat Pengembangan Pemuda Cibubur, Jakarta Timur.

Latihan pemantapan ini akan diikuti oleh latihan pengukuhan sore nanti yang sekaligus menandakan berakhirnya latihan Paskibraka 2006 di tempat ini. Sejak pagi tadi anggota Paskibraka 2006 melakukan pemantapan formasi yaitu formasi kelompok 17 dan formasi kelompok 8.

Formasi 17 yang terdiri dari 25 anggota Paskibraka dibagi menjadi 2 sayap yakni kiri dan kanan. Terlihat mengapit formasi 8 yang bertugas membawa bendera pusaka dari inspektur upacara. Upacara pemantapan ini juga melibatkan 4 anggota Pasukan Pengamanan Presiden dan 4 Perwira Pertama berpangkat Kapten dari 3 angkatan dan Polri yang bertugas sebagai Komandan Paskibraka.

Usai melakukan pemantapan dan pengukuhan hari ini, Paskibraka 2006 sesuai jadwal besok akan mengikuti gladi kotor satu di Istana Negara. Pengukuhan oleh presiden rencananya akan dilakukan hari Selasa pekan depan. (Albert Bembot/Sri Indro/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
14-Aug-2006 09:24:17 WIB by Ir.DR.Psy.Rd.Lasmono Dyar
Janganlah hal ritual itu dijadikan HANYA sebagai hal yang tanpa arti. Kini 61 tahun telah lalu, dimana kita telah berhasil dengan tenaga, pikiran serta pengorbanan melepaskan diri dari suatu masa penjajahan selama lebih dari 15 generasi. Tak terasa begitu lama sudah kita tidak dapat bebas melaksanakan pendapat, sehingga didalam perwujudan menjalankan pembangunan kemerdekaan juga dilaksananakan pembatasan dari bebas pendapat tersebut. Kita memaklumi masih adanya pengaruh dari pendidikan penjajah, sehingga terasa adanya kenyataan untuk menjajah bangsa sendiri. Itu semuanya adalah transmisi pendidkan para pembaca, tidak lain. Kini, setelah hilangnya orde baru dari peran pemerintahan, tapi masih ada sisa-sisanya, yang diharapkan Bapak Presiden ke enam bisa mampu mengatasinya, kita akan mendukungnya.

Hanya dengan begitu, maka kita akan bisa melewati masa yang sangat sulit diakibatkan suatu pemerintahan otoriter yang selalu berperan hanya satu arah jalan atau one way track saja. Asal Bapak Senang, dan selainnya boleh menderita saja.

Kini kita semua mengharapkan untuk bisa meredakan semua masalah. Tapi ingat,. bahwa itu hanya mungkin dilaksanakan, bila ada cara yang BARU yang merubah sikap dan peran berpikir dengan POLA BARU, yaitu memfungaikan OTAK bagian KANAN ! Bila hal itu tidak difahami serta diakui, maka waktu kita akan bebas dari masalah masih akan terus berlanjut sampai adanya generasi yang sudah dapat menerimanya dengan suatu peran pemikiran yang terbuka.
Demikian kenyataannya.
13-Aug-2006 10:30:39 WIB by clandestein
bubar jalan grak!!nggak ada gunanya mendukung indonesia.

 

Nama:
Email:
Security Code: