indosiar.com, Jakarta - Kerja sebentar lalu duit diterima. Inilah harapan yang muncul dibenak para penjual jasa tree in one manakala mereka mulai berdiri di pinggiran jalan menunggu mobil pribadi datang.
Jumlahnya ratusan. Di depan pintu tol Pejompongan hingga fly over Senayan mereka sudah berdiri sejak jam 6.30 hingga berakhirnya jam tree in one berakhir pada jam 9.30.
Bila nasib baik tengah berfihak, mereka tidak perlu berdiri menunggu lebih lama, mobil datang lalu naik, itu saja.
Wanita setengah baya ini bernama ibu Tati asal Pekalongan. Sambil menggendong cucunya, Dian berusia 3 tahun, Bu Tati berdiri mengacungkan jari tangannya sebagai isyarat ia jocky
tree in one. Tati jadi jocky tree in one sejak 4 tahun lalu setelah usahanya berjualan nasi khas pekalongan ‘nasi megono ‘ ditinggalkanya, karena lelah berkejaran dengan petugas trantib yang mengejarnya. Baginya kerja menjadi jocky sangat mudah, soal penertiban dan razia itu nasalah lain.
Boleh jadi besarnya upah dari pemilik mobil pribadi dan mengendornya razia oleh dinas terkait menjadikan jumlah penjual jasa tree in one semakin meningkat. (Joni Suryadi/Sup)