indosiar.com, Poso - Warga Poso kembali dipanikan dengan dua ledakan bom yang terjadi Sabtu (30/09/06) tengah malam lalu. Sempat pula terjadi ketegangan antar warga, setelah ledakan itu warga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Bom pertama meledak di Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota, sekitar pukul 22.00 wita. Bom dengan ledakan cukup keras ini terdengar dalam radius 1 kilometer. Bom kedua meledak juga masih didekat ledakan pertama bahkan terdengar sampai ke Kelurahan Lambokiah. Tidak ada korban jiwa akibat ledakan bom ini.
Beberapa saat setelah bom pertama meledak langsung terjadi konsentrasi massa. Saat polisi datang hendak melakukan olah TKP mendapat penolakan dari warga dan melempari mobil polisi.
Warga yang ketakutan melakukan pengungsian ke rumah-rumah keluarga atau rumah ibadah yang dianggap lebih aman. Di tengah situasi panik ini ternyata masih ada lagi bom yang meledak untuk yang kedua kalinya. Suasana pun bertambah panik.
Aparat kepolisian dari Brimob Polda Sulawesi Tengah dan Polres Poso yang datang ke TKP mendapat teriakan massa, bahkan sejumlah warga melakukan pelemparan batu. Akibatnya upaya kepolisian tertunda melakukan olah TKP.
Konsentrasi massa Kawua ini kemudian memancing kemarahan warga Kelurahan Sayo, kelurahan tetangga Kawua. Warga sempat berhadap-hadapan namun tidak sampai terjadi bentrokan. Akibat bom ini arus lalu lintas transportasi Poso menuju Tentena ditutup. Kendaraan tujuan Makassar pun terpaksa menginap di kota Poso. (Patarudin/Sup)