indosiar.com, Jambi - (Jumat, 10.02.2012) Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN), yang dipusatkan di kota Jambi, diwarnai keributan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian. Keributan terjadi saat mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi mereka kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang menghadiri puncak peringatan HPN, dihadang aparat kepolisian.
Bentrok antara mahasiswa dengan aparat kepolisian ini terjadi di luar areal gedung DPRD Propinsi Jambi, tempat berlangsungnya puncak peringatan Hari Pers Nasional atau HPN, yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Bentrokan dipicu tindakan nekad mahasiswa yang berusaha menerobos barikade aparat kepolisian, yang memagari tempat berlangsungnya peringatan HPN.
Jumlah mahasiswa yang tidak sebanding dengan aparat keamanan, membuat mahasiswa tidak berhasil menerobos barikade aparat keamanan. Bahkan mahasiswa kocar-kacir dikejar-kejar aparat, yang membubarkan aksi unjuk rasa mahasiswa.
Dalam aksi unjuk rasa ini, mahasiswa mendesak mundur pasangan Susilo Bambang Yudhoyono – Budiono, sebagai persiden dan wakil presiden RI, karena dianggap gagal memimpin bangsa dan mensejahterakan rakyat.
Selain untuk menghadiri puncak peringatan HPN 2012, kehadiran Presiden Yudhoyono di Jambi, untuk serangkaian peninjauan. Rencananya, presiden bersama rombongan akan kembali ke Jakarta, usai sholat Jumat nanti. (Nurasdi Chaniago/Sup)