indosiar.com, Medan - Mahasiswa HKBP Nomensen Medan, Sumatera Utara hingga Kamis (31/01/08) kemarin, masih menguasai kampus pasca aksi pengrusakan ruang kuliah dan kantor rektorat Rabu lalu. Sementara pihak rektorat tetap menolak memenuhi tuntutan mahasiswa yang menuntut pembatalan pemecatan dan skorsing terhadap puluhan mahasiswa.
Dengan kayu dan besi sejumlah mahasiswa Universitas HKBP Nomensen Medan ini bertahan didalam kampus setelah sempat melakukan aksi pengrusakan ruang perkuliahan dan ruang rektorat. Mereka bahkan bertekad akan terus menguasai kampus hingga pihak rektorat membatalkan pemecatan dan skorsing terhadap 40 mahasiswa Universitas HKBP Nomensen Medan.
Untuk menghindari terjadinya aksi kekerasan, pengelola kampus menghentikan seluruh aktifitas perkuliahan.
Sementara terkait terjadinya aksi pengrusakan, pihak Rektorat Universitas HKBP Nomensen Medan kemarin menyampaikan protes kepada pihak Poltabes Medan yang dianggap lamban dalam menangani tindakan anarkis mahasiswa hingga mereka leluasa melakukan pengrusakan.
Suasana kampus HKBP Nomensen hingga kemarin masih tampak mencekam, karena sejumlah mahasiswa masih menguasai kampus dan bersiaga dengan berbagai alat pukul. (Edi Iriawan/Sup)