indosiar.com, Medan - Dalam aksi yang dipusatkan di Bundaran Majestik Jalan Gatot Subroto, Medan ratusan massa yang tergabung dalam forum diskusi pendidikan ini, turut mengusung sejumlah spanduk dan poster berisi kecaman terhadap pemerintah yang tetap memaksakan untuk dilaksanakan ujian nasional.
Di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian, pengunjukrasa secara tegas menolak UN yang dianggap sebagai penyebab semakin bobroknya pendidikan di tanah air.
Ini terbukti dengan terjadinya sejumlah kasus kecurangan di sekolah-sekolah, baik yang dilakukan siswa dan juga melibatkan para pendidik. Ironisnya, meski kasus ini terus berulang, pemerintah tetap saja tutup mata.
Untuk menyuarakan protes ini, massa kemudian melanjutkan aksi ke kantor DPRD Sumatera Utara. Di hadapan para anggota dewan, pengunjukrasa sengaja menggelar aksi teatrikal yang intinya mempertanyakan sikap tidak konsistennya Mahkamah Agung yang sebelumnya telah memutuskan menghapuskan UN lewat keputusannya nomor 2598, K, PP. (Eddy Iriawan/Sup)