indosiar.com, Tangerang - Menjelang hari raya Idul Fitri kian banyak ditemukan penjualan makanan dan minuman kadaluarsa mulai dari produk susu, minuman segar hingga makanan. Sejumlah toko bahkan mencoba mengelabuhi konsumen dengan mencantumkan tanggal kadaluarsa palsu buatan sendiri.
Dalam sidak disejumlah pasar moderen dikawasan Tangerang, Banten petugas menemukan makanan dan minuman kadaluarsa yang dijual dalam kemasan parsel. Dalam sidak ini sejumlah wartawan yang melakukan tugas jurnalistik sempat diusir oleh petugas keamanan.
Dari hasil sidak diketahui, makanan kadaluarsa yang masih dijual diantaranya daging dalam kemasan dan susu formula. Petugas juga menemukan adanya sejumlah makanan yang tidak memiliki label pemasaran.
Sementara itu di Purwokerto, Jawa Tengah juga ditemukan perdagangan makanan kadaluarsa. Salah satunya ditemukan disebuah toko besar yang merupakan distributor pembuat parsel. Di toko ini bahkan ditemukan tanda kadaluarsa buatan sendiri. Makanan dan minuman kadaluarsa juga ditemukan petugas disejumlah parsel yang dijual di tokoh parsel dikawasan Jenderal Sudirman Purwokerto, Jawa Tengah.
Penjualan parsel berisi makanan kadaluarsa juga terungkap di Jember, Jawa Timur saat petugas melakukan razia disejumlah toko parsel. Makanan dan minuman kadaluarsa tersebut disita untuk kepentingan penyidikan. Para pemilik toko mengaku tidak mengetahui makanan dan minuman yang dijualnya telah melampaui batas kadaluarsa. (Tim Liputan/Sup)