indosiar.com, Cirebon - (Kamis, 29.09.2011) Aksi unjukrasa menuntut penangguhan penahanan Wakil Walikota Cirebon Sunaryo dan mantan ketua DPRD Kota Cirebon Suryana kembali berlangsung ricuh. Keributan terjadi saat ratusan massa yang mencoba menerobos ke balaikota untuk menyampaikan aspirasi mereka dihadang polisi.
Kericuhan terjadi saat ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat kota Cirebon mendatangi kantor balaikota. Massa yang ingin menemui walikota berusaha merangsek masuk kedalam balaikota dengan menerobos pintu masuk menggunakan keranda mayat. Kericuhan kembali terjadi saat massa membakar keranda mayat dan mengarahkannya ke petugas yang telah berjaga-jaga sejak awal. Massa juga terlibat ketegangan dengan aparat kepolisian saat polisi berusaha memadamkan api keranda mayat. Massa yang emosi berusaha menyerang petugas dengan cara melempari dengan berbagai benda.
Dalam aksinya massa menuntut Walikota Subardi, Sekda dan Kajari agar bertanggungjawab atas ditahannya Sunaryo Wakil Walikota Cirebon dan Suryana mantan Ketua DPRD Kota Cirebon. Massa juga meminta dihentikannya kasus APBD gate 2004 karena dianggap sudah keluar dari jalur hukum dan cenderung dipolitisasi.
Aksi demo ini merupakan yang keenam kalinya, sebelumnya ratusan massa ini melakukan aksi konvoi disepanjang jalan protokol kota Cirebon. Mereka menyatakan akan terus melakukan aksi hingga tuntutannya dipenuhi. (Masyuri Wahid/Sup)