indosiar.com, Lumajang - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur Senin (26/01/09) kemarin, kembali memuntahkan lahar dingin dan mengakibatkan belasan hektar perkebunan warga rusak. Ketinggian rendaman material volkanik mencapai 5 meteran dan warga sekitar mulai waspada.
Banjir lahar dingin diantaranya menerjang belasan hektar lahan perkebunan milik warga Desa Jugosari, Lumajang, Jawa Timur. Hamparan ribuan kubik material volkanik ketinggian mencapai 5 meter menyebabkan tanaman kelapa, akasia dan kopi terendam. Belum diketahui pasti berapa kerugian warga akibat bencana ini.
Banjir lahar dingin juga menyebabkan aliran listrik padam karena kabel putus tertimpa pepohonan. Tanggul sekitar aliran lahan dingin di desa setempat jebol, bahkan sempat menyebabkan aktifitas warga terhenti waspada bencana.
Warga khawatir banjir lahar dingin menerjang pemukiman penduduk. Pasalnya melubernya banjir lahar ke perkebunan jaraknya tak jauh dari pemukiman warga. Selain itu cekdam dibangun kurang tinggi, meski pemerintah desa setempat berulangkali mengusulkan ke Pemkab Lumajang.
Banjir lahar kali ini menurut warga terbesar sepanjang 10 tahun terakhir. Banjir lahar dingin terparah pernah terjadi pada tahun 1976 silam yang menelan ratusan warga. (Nursalim/Sup)