HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Wanita Pemecah Batu

Memecah Kesulitan Ekonomi dengan Batu



indosiar.com, Tegal - Desa Penusupan Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dikenal sebagai sentra penghasil batu split atau batu cor. Uniknya buruh pemecah batu split di desa tersebut sebagian besar merupakan kaum wanita. Bahkan tidak sedikit diantaranya yang sudah berusia lanjut.

Seperti inilah pemandangan sehari - hari disepanjang jalan Desa Panusupan Pangkah Tegal. Hampir setiap tempat ditemui sekelompok wanita yang sedang memukulkan martil pemecah batu. Mereka adalah buruh pemecah split atau batu cor. Diantara para buruh wanita pemecah batu tidak sedikit yang sudah berusia lanjut. Salah satunya adalah Juleha, nenek berusia 70 tahun ini memulai aktifitas jam pukul 8 pagi hingga 5 sore.

Dimulai dari memilih batu - batu yang akan dipecah dan meski usianya sudah lanjut, namun nenek 8 cucu ini masih tampak perkasa. Tangannya yang sudah renta masih kuat memegang gagang martil dan memukulkan pada lempengan batu didepannya.

Selama 9 jam bekerja nenek ini hanya beristirahat selama setengah jam yakni untuk makan siang. Selain nenek Juleha buruh wanita pemecah batu lainnya adalah Turinah. Apa yang dilakukan Turinah tidak jauh berbeda dengan Juleha dan buruh lainnya.
 
Batu split hasil pecahan para buruh ini banyak dipesan oleh pengepul dari sejumlah kota seperti Brebes, Pekalongan dan Semarang. Truk para pengepul biasanya sudah menunggu sejak beberapa hari sebelumnya ditempat - tempat pemecahan. (Kuncoro Widjayanto/Dv).

 

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: