indosiar.com, Serang - Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah Rabu (24/06/09) kemarin, meninjau semburan lumpur yang terjadi di Astana Agung, Carenang, Serang, Banten. Pada kesempatan ini Mensos memprediksi semburan hanya berlangsung hingga 2 minggu kedepan, namun jika lebih dari waktu yang diperkirakan maka harus dievaluasi agar dampaknya tidak meluas seperti di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.
Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah mengunjungi semburan lumpur bercampur pasir dan gas di Kampung Astana Agung Desa Wali Kukun, Kecamatan Carenang, Serang, Banten. Pada kunjungan ini Mensos ingin memastikan jika semburan yang terjadi tidak berbahaya dan berdampak meluas seperti yang terjadi di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Mensos, dari penelitian sementara semburan lumpur ini diprediksi akan berhenti dalam waktu dua minggu dan jika ternyata tetap berlangsung, maka harus diwaspadai agar tidak meluas seperti lumpur panas Lapindo di Porong, Sidoarjo.
Saat ini lokasi disekitar semburan lumpur selain dipasang tanggul dari karung pasir, juga telah dibuat tanggul permanen yang terbuat dari batu kali. Sementara untuk penggalian air semburan, saat ini telah dibuat saluran cacing khusus yang mengalirkan air langsung ke sungai Ciujung. Langkah ini untuk sementara dianggap efektif karena air semburan lumpur tidak menutupi areal sawah warga lagi. (Heni Murniati Supaidi/Sup)