indosiar.com, Jakarta - (Kamis, 20.10.2011) Hari ini bertepatan hari pertama kerja bagi menteri menteri baru hasil reshuffle kabinet yang dilantik oleh presiden Rabu kemarin. Beberapa menteri baru langsung beraktifitas di kementriannya kendati ada pula yang sudah melakukan kunjungan kerja. Para menteri tersebut umumnya optimis bisa mengemban tugas.
Di hari pertama kerja setelah dilantik Presiden SBY Rabu kemarin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik pagi tadi langsung menuju di ruang kerjanya di lantai dua gedung kementrian ESDM di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat untuk melakukan persiapan rapat. Menurut Jero Wacik, agenda yang dilakukannya pagi ini adalah memanggil sejumlah pejabat eselon satu untuk mendengarkan paparan dan kemajukan kinerja sebagai lanjutan rapat yang digelar pasca sertijab kemarin.
Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata ini mengaku, tugas yang dibebankan kini cukup berat tantangannya dibanding saat menjadi Menbudpar. Jero Wacik juga sudah mendengar adanya tanggapan atau komentar miring atas dirinya karena dianggap tidak mampu mengurus masalah energi dan migas. Namun lulusan teknik mesin ITB tahun 73 ini menegaskan akan memajukan kinerja kementriannya diantaranya meningkatkan produksi migas dan proyek listrik 10 megawatt.
Hari pertama masuk kantor Kementrian Lingkungan Hidup, mantan rektor Universitas Cendrawasih Profesor Doktor Balthazar Kambuaya yang dikenal dengan Beerth Kambuaya terkesan pendiam, tidak banyak bertanya maupun berdialog, lebih banyak mendengarkan keterangan stafnya saat mengunjungi sejumlah ruang.
Namun saat menemui wartawan, Beerth mengatakan ingin melanjutkan pekerjaan menteri lama yang sedang berjalan dan melakukan hal baru yang perlu dilakukan.
Beerth Kambuaya mengaku akan memprioritaskan aspek pengawasan, penegakan hukum untuk ilegal logging dan peraturan mengenai limbah B3 atau limbah beracun yang saat ini sedang diproses. (Tim Liputan/Sup)