HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Munas Alim Ulama NU Haramkan Infotainment dan Kuis



indosiar.com, Surabaya - Musyawarah Alim Ulama NU yang digelar di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur mengharamkan tayangan infotainment dan undian berhadiah. Untuk tayangan infotainment Ulama NU membatasi tayangan yang membeberkan aib seseorang tanpa alasan yang jelas. Sedangkan untuk undian berhadiah dibatasi pada undian yang bertujuan mengeruk dana dari masyarakat.

Kesepakatan para ulama NU untuk mengharamkan berbagai tayangan infotainment dan kuis berhadiah ini dibahas dalam pleno-pleno pembahasan masalah aktual. Pimpinan sidang Kyai Mashuri Naim menjelaskan, acara infotainmet yang diharamkan Ulama NU adalah tayangan yang mengandung unsur gibah atau membeberkan aib seseorang tanpa alasan yang jelas.

Sedangkan terkait kuis berhadiah yang diharamkan adalah kuis yang semata-mata untuk mengejar keuntungan material.

Menurut Rois Syuriah PWNU Jawa Timur Kyai Masduqi Mahfudz, kuis boleh diikuti bila pengelolanya bertujuan amal dengan menyediakan banyak hadiah, tapi tidak mengeruk keuntungan dari peserta kuis.

Munas Alim Ulama dan Konvensi Besar Nadlatul Ulama di Asrama Haji Surabaya Minggu (31/07) malam, ditutup Menteri Agama Maftuh Basyuni. Salah satu materi rekomendasinya, NU mendesak pemerintah berperan aktif melalui PBB, Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan negara-negara nonblok untuk menggalang persatuan negara muslim guna menantang agresi Israel ke Palestina. (Fajar Arifianto/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
30-Nov-2006 14:03:42 WIB by JUNED PURWANTO
Undian apapun bentuknya memang judi,karena diperoleh dg cara taruhan...Waspada buat org yang beriman...

Terima Kasih.
1-Aug-2006 08:56:48 WIB by tonyyyyy
Urus aja diri sendiri ngk usah ngurus orang lain.hallal dan haram sangatlah fiktip.kpn Indonesia maju kalo semua kreatifitas di kekang oleh label hallal.kalo ngk suka ngk usah lihat/ikut .biar rakyat yang menilai.Yang perlu diingat lagi pada dasarnya semua hiburan kebanyakan bertentangan dengan agama.
1-Aug-2006 03:09:38 WIB by kutf
Kapan dong di halalkan????
saya maunya yang bebas ajadeh..
yang penting asyik..
31-Jul-2006 21:10:32 WIB by memble
lumayan sih, tapi mbok ya urusan negara yang lebih krusial yang direkomendasikan, gitu lho. misalnya bagaimana caranya kita mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu keluar dari krisis multidimensial ini. jangan seperti kata wapres, katanya indo sdh gak krisis lagi...hehehe, mimpi kali yee pak wapres ini. bisanya hanya ngitung angka gak ngeliat realita di lapangan atau pura2x buta? kayak sinetron Titi Kamal aja: PURA-PURA BUTA

 

Nama:
Email:
Security Code: