indosiar.com, Bima - Belum hilang kepanikan akibat gempa beberapa waktu lalu warga kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat kembali dikejutkan dengan musibah hujan dan angin kencang yang mengakibatkan 100 lebih rumah warga rusak.
Sekitar 40 rumah panggung milik warga di 2 desa yaitu desa Renda dan Ngali, Kecamatan Belu tersebut rata dengan tanah, sedangkan 100 rumah lainnya rusak parah akibat terpaan angin kencang.
Muslimin seorang warga menuturkan, angin yang datang begitu cepat membuat warga panik dan tidak sempat menyelamatkan harta benda. Bahkan, ia sendiri sempat diterjang angin dan terseret beberapa meter. Rumah Muslimin juga rata dengan tanah.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kini, warga yang rumahnya rusak mengungsi ke rumah tetangga atau kerabatnya.(Agus Zaeroni/Sup)