indosiar.com, Banyuwangi - Santri cilik Pondok Pesantren Darul Huda Desa Yoso Mulyo, Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur mempunyai cara sendiri dalam mengisi waktu sambil menunggu bedug Magrib yaitu dengan berlatih hadrah. Selain melestarikan seni musik hadrah, berlatih musik hadrah sejak dini juga dimaksud untuk syiar agama Islam.
Puluhan santri Pondok Pesantren Darul Huda Yoso Mulyo, Gambiran, Banyuwangi setiap sore menjelang berbuka puasa ramai-ramai mendatangi masjid untuk belajar musik hadrah. Sebelum latihan, para santri yang rata-rata masih kelas 6 Sekolah Dasar ini terlebih dahulu mendengarkan ceramah oleh pengasuh pondok.
Usai diberi ceramah, barulah latihan dimulai. Santri laki-laki memainkan musik hadrah, sedangkan yang perempuan melantukan syair pujian terhadap Nabi Muhammad atau shalawat nabi sesuai irama musik hadrah.
Latihan hadrah ini dilakukan sejak awal ramadhan untuk mengisi waktu luang menjelang buka puasa. Latihan berakhir saat bedug Magrib datang. Selain untuk melestarikan kesenian musik hadrah yang mulai tenggelam tergerus musik moderen, latihan ini juga untuk syiar Islam kepada anak-anak sejak dini. (Nursalim/Sup)