indosiar.com, Kendari - Pelaksanaan masa Orientasi Pengenalan Akademik atau OPAK yang berlangsung di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Qaimuddin Kendari, Sulawesi Tenggara Selasa (01/09/09) kemarin kemarin berlangsung ricuh. Puluhan mahasiswa memaksa membubarkan kegiatan orientasi yang dinilai ilegal.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam pengurus Majelis Permusyawaratan Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, Sulawesi Tenggara ini langsung mendobrak masuk ke dalam ruangan tempat pelaksanaan orientasi mahasiswa. Mereka memaksa agar kegiatan orientasi mahasiswa tersebut dibubarkan.
Puluhan mahasiswa menganggap pelaksanaan orientasi mahasiswa yang sementara berlangsung tersebut ilegal. Sebab tidak melibatkan pengurus lembaga kemahasiwaan. Sementara itu pihak universitas yang seharusnya hanya menjadi penanggungjawab kegiatan orientasi mahasiswa justru menjadi pelaksana kegiatan. Aksi kemudian berlanjut dengan penyegelan beberapa ruangan di gedung rektorat STAIN Kendari. (Tim Liputan/Sup)