indosiar.com, Semarang - Menjelang pelaksanaan operasi transpalansi hati pada Bilqis Anindia Pasha, bocah 17 bulan penderita atresia billier, tim dokter cangkok hati Rumah Sakit Karyadi, terus berusaha keras mempersiapkan operasi secara matang.
Diantaranya, dengan terus memantau kondisi kesehatan Bilqis maupun Dewi Farida, sang ibu yang akan menjadi pendonor hati. Sejauh ini kondisi ibu dan anak ini cukup menggembirakan.
Terutama, ukuran pembuluh darah diantara keduanya diketahui cukup bagus. Hingga diharapkan akan memperlancar pelaksanaan cangkok hati.
Selain mengawasi secara ketat kondisi Bilqis di ruangan karantina, tim dokter kini masih fokus menaikkan berat badan Bilqis, menjadi 9 kilogram sebagai syarat ideal berlangsungnya operasi.
Dengan asupan gizi yang diberikan, berat badan bacah ini kini mencapai 8,2 kilogram.
Tim dokter juga menyatakan ruangan operasi cangkok hati, juga telah disiapkan dengan baik, termasuk peralatan pendukung. Tim dokter akan memberlakukan pelarangan gambar di ruang operasi, karena pihak rumah sakit berencana akan menyediakan CCTV, yang dapat merekam situasi operasi meski tidak secara detil penayangannya.(Agus Hermanto/Her)