indosiar.com, Serang - Ratusan warga yang sedang mengantri untuk membeli beras murah didepan Pasar Raus, Serang, Banten, langsung berlarian begitu sopir truk pembawa beras murah, pergi secara tiba-tiba.
Truk itu kemudian berhenti beberapa ratus meter, namun warga nampaknya sudah tidak sabar sehingga suasana kembali menjadi ricuh. Warga berebutan saling ingin mendapatkan beras murah, yang berharga Rp 3700 per kilogram. Bahkan ada seorang ibu rumah tangga yang sengaja mengejar truk dengan menumpang motor ojek.
Operasi pasar yang dilakukan Senin kemarin, menjual sekitar 10 ton beras. Akhirnya warga bisa antri dengan tertib, setelah diberi pengarahan.(Tim Liputan/Idh)