HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Mengenang Pak Harto

Pak Harto di Mata Amerika



indosiar.com, Amerika Serikat - Bagi Amerika Serikat, sosok Pak Harto dipandang sebagai simbol kekuatan ekonomi dan stabilitas politik dikawasan regional. Pihak Amerika menilai di era kepemimpinan Pak Harto, Indonesia tergolong salah satu dari 25 mitra kerjasama ekonomi yang penting.

Kepemimpinannya dianggap kontroversial. Namun kepribadian Soeharto yang sederhanalah yang melekat dalam ingatan para mantan Duta Besar Amerika untuk Indonesia. Selama masa pemerintahan Soeharto, hubungan politik Indonesia - Amerika tak lepas dari pasang surut saat Indonesia mengalami proses pemindahan kekuasaan dari tangan Soekarno ke tangan Soeharto pada pertengahan 60 an, Amerika tidak melibatkan diri.

Di tangan Soeharto, Indonesia menjadi sekutu penting Amerika dalam perang melawan komunisme. Secara simbolis diwujudkan dengan kunjungan pertama kalinya Presiden Amerika ke Indonesia yakni Presiden Ricard.Nixon tahun 1969 disusul kunjungan balasan Presiden Soeharto tahun 1970.

Presiden Soeharto juga melakukan kunjungan ke Amerika pada bulan Juli, 1975 yang kemudian mendapat kunjungan balasan Presiden Gerard Ford pada bulan Desember tahun yang sama. Kerjasama ekonomi kedua negara mencapai puncaknya di paro awal masa pemerintahan Soeharto. Indonesia menjadi salah satu dari 25 negara yang memiliki hubungan dagang paling penting bagi Amerika.

Di bidang pendidikan, budaya dan militerpun hubungan berkembang. Meski kerjasama militer sempat terganggu akibat tuduhan pelanggaran HAM.

Soeharto pernah diberi predikat sebagai pemimpin otoriter, yang pemerintahannya sarat dengan korupsi, kolusi dan nepotisme. Namun dibawah Soeharto, Indonesia juga pernah dianggap menjadi simbol kekuatan ekonomi dan kestabilan politik dikawasan Asia Tenggara. (VOA Indonesia/Sup)

Bookmark and Share