indosiar.com, Jakarta - Kondisi kesehatan mantan Presiden Soeharto memasuki hari 15 perawatan Jumat (18/01/08) secara umum masih belum stabil. Paru-paru Pak Harto masih terendam cairan, namun infeksi sistemik yang diderita Pak Harto sudah menurun.
Pak Harto masih tetap bergantung pada peralatan medis yang hingga hari ini masih terpasang di tubuhnya. Menurut Dokter Spesialis Paru-paru, Profesor Hadiyanto Mangkunegoro, paru-paru Pak Harto hingga saat ini masih terendam air dengan kadar yang bervareasi akibat dari gangguan yang terjadi pada organ jantungnya.
Namun kondisi paru-paru tersebut belum sampai menimbulkan phenomonia karena sejak awal dokter sudah melakukan pencegahan menggunakan obat-obatan dengan mengidentifikasi kuman yang ada.
Dokter Spesialis Hematologi atau Spesialis Darah mengatakan, pada awalnya Pak Harto menunjukkan gejala infeksi yang parah dengan gejala seperti detak jantung semakin cepat, napas menjadi pendek-pendek dan terjadi kerusakan organ. Namun sekarang gejala tersebut sudah jauh berkurang sehingga statusnya turun menjadi infeksi biasa.
Dalam konferensi pers tadi pagi, tim dokter menyimpulkan kondisi Pak Harto lebih baik dari hari Kamis (17/01) kemarin. (Winduti Astuti/Sup)