indosiar.com, Papua - Suasana duka atas wafatnya Pak Harto juga terjadi di Jayapura, Papua. Bendera setengah tiang dikibarkan di rumah-rumah, perkantoran serta pertokoan sebagai wujud berkabung atas meninggalnya mantan Presiden Soeharto yang pada tahun 1963 membebaskan Irian Barat dari Belanda.
Sejak Minggu (27/01/08) siang, bendera merah putih dikibarkan setengah tiang di Kota Jayapura, Papua. Hampir seluruh perumahan warga, perkantoran dan pertokoan mengibarkan bendera setengah tiang yang akan dikibarkan selama 7 hari sebagai wujud ikut berkabung atas meninggalnya mantan Presiden Indonesia Haji Muhammad Soeharto.
Sejak pagi hingga Senin (28/01) siang suasana beberapa tempat umum di Kota Jayapura pun tampak sepi. Warga kota Jayapura lebih memilih berada di rumah atau dikantor menonton televisi yang menayangkan prosesi pemakaman Pak Harto.
Menurut salah satu warga Papua, Salmon Orofah, tanpa Soeharto, Papua belum tentu dapat bergabung dengan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Warga Papua tidak bisa melupakan jasa Pak Harto yang telah memimpin operasi pembebasan Irian Jaya dari penjajahan Belanda. (Andre Wiruel/Sup)