HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Benazir Bhutto Tewas

Pakistan Berkabung Nasional



indosiar.com, Pakistan - Sehari setelah tewasnya Benazir Bhutto dalam peristiwa bom bunuh diri di Rawalpindi, Pakistan, Presiden Pakistan Pervez Musharraf menetapkan hari berkabung nasional selama 3 hari. Mulai hari Jumat ini (28/12/2007) seluruh rakyat Pakistan diminta menaikkan bendera setengah tiang.

Sementara itu Perdana Menteri Pakistan Mohammedmian Soomro dalam jumpa pers, Jumat pagi menyatakan pemerintah telah membentuk tim investigasi terkait aksi kekerasan itu. Sedangkan pemimpin oposisi Nawaz Sharif, dalam waktu yang hampir bersamaan menyatakan secara resmi akan memboikot pemilu yang akan digelar Januari mendatang.

Aksi kekerasan yang menewaskan Benazir Bhutto di Rawalpindi ini, telah memicu serangkaian aksi kerusuhan di seluruh negeri. Sejumlah pihak pesimis pemilu tidak akan terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada tanggal 8 Januari 2008.(Tim Liputan/Ijs)

Bookmark and Share


Page: 1
2-Jan-2008 04:30:46 WIB by matahari sulut
Perbuatan yang biadab membunuh seorang wanita yang pintar dan pro demokrasi, Seorang Ibu Demokrasi yang menghawatirkan nasib rakyat kecil dinegaranya. Politik itu memang kejam. Sekarang anaknya Benasir yang berumur 19 tahun menggantikan kedudukan ibunya sebagai pemimpin Partai rakyat pakistan, what a dangerous job boy, tapi demi meneruskan cita2 Ibumu Maju terus kedepan dan perjuangan demokrasi Rakyat kecil di Pakista. Semoga Tuhan akan Selalu bersertamu young boy.
29-Dec-2007 01:19:38 WIB by miza
politik itu dunia yg paling kejam. demi kekuasaan dan nama besar org ga segan untuk menghilangkan nyawa org lain. yah liat aja nanti pertanggung jawaban anda di akhirat gimana.
28-Dec-2007 14:08:52 WIB by tita
pemikiran aku yang menjadi pelakunya adalah orang yang tidak suka di menjabat kembali dan ini adalah siasat politik yang menghalalkan segala cara.

 

Nama:
Email:
Security Code: