indosiar.com, Tegal - Nasib para petani cengkeh di Tegal, Jawa Tengah, pada tahun ini tidak semujur tahun lalu. Harga cengkeh panennya saat ini merosot tajam dibanding musim panen tahun lalu.
Harga cengkeh basah ditingkat petani saat ini hanya mencapai Rp 7 ribu perkilogram. Jauh lebih rendah dibanding harga tahun lalu, yang mencapai Rp 12 ribu perkilogram. Sedangkan harga cengkeh kering yang pada tahun lalu mencapai Rp 36 ribu perkilogram, saat ini paling tinggi hanya berkisar Rp 28 ribu perkilogram.
Rendahnya harga cengkeh mengakibatkan petani menanggung kerugian. Pasalnya mereka tetap harus membayar ongkos buruh petik dan jemur, serta menanggung biaya pengiriman.
Menurut para petani, merosotnya harga cengkeh dipicu oleh jumlah panen yang meningkat dibandingkan tahun lalu. Produksi satu pohon yang biasanya hanya 30 kilogram, saat ini mencapai 50 kilogram. Sehingga produksi cengkeh disejumlah daerah penghasil cengkeh melimpah. Sedangkan pesanan cengkeh dari pabrik rokok dan teh, tidak mengalami kenaikan.(Kuncoro Wijayanto/Ijs)