HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Perdagangan Anak

Panti Asuhan Digrebek Polisi



indosiar.com, Bogor - Sebuah panti asuhan di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/06/10) sore, digerebek petugas dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bersama aparat kepolisan karena diduga melakukan perdagangan anak. Petugas menemukan tiga bayi dan dua ibu yang akan melahirkan. Modusnya, pemilik panti menawarkan bantuan lewat internet kepada ibu yang tidak memiliki biaya persalinan.    

Panti Asuhan Permata Hati di Jalan Roda, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, digerebek petugas gabungan KPAI, Kepolisian dan petugas Disnakers Sos Kota Bogor. Panti asuhan ini dicurigai melakukan praktek perdagangan anak. Dalam penggerebekan ini petugas menemukan tiga bayi yang berusia rata-rata satu bulan dan dua orang ibu hamil. Namun pemilik panti tidak berada ditempat.

Penggerebekan bermula dari laporan Diah, warga Tanah Kusir, Jakarta Selatan, yang tidak bisa mengambil bayinya pasca melahirkan. Diah mendapat tawaran bantuan melahirkan dari yayasan tersebut melalui internet yang dibaca rekannya. Proses kelahiran pun berlangsung dengan operasi caesar disebuah rumah sakit di Bogor. Namun, saat dirinya hendak membawa balik sang bayi, pihak yayasan menolak dengan alasan harus membayar ongkos melahirkan.

Dugaan praktek penjualan anak ini sudah berlangsung cukup lama. KPAI mensinyalir sudah 12 bayi terdata di tempat ini. Namun kini hanya tiga anak yang tertinggal. KPAI akan mengadukan kasus tersebut ke Polresta Bogor, sementara tiga bayi diamankan. (Iwan Kurniawan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: