indosiar.com, Bandung - Persiapan deklarasi calon presiden dan wakil presiden dari Partai Demokrat terus dilakukan. Meski Partai Demokrat sudah memastikan akan mendampingkan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Boediono sebagai pasangan capres dan cawapres, namun hingga Jumat (15/05/09) gambar dan nama Boediono belum di pajang diarena deklarasi. Rencananya deklarasi akan dilakukan malam ini di Gedung Sabuga, Bandung.
Panitia acara deklarasi pencalonan kembali Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden dan pasangannya yang akan bertarung dalam pemilihan presiden Juli mendatang di gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung hingga saat ini masih terus melakukan persiapan.
Dekorasi balutan kain dengan nuansa perpaduan merah, putih dan biru sejak dari pintu masuk hingga dalam gedung sudah selesai. Meski kabarnya SBY telah memastikan memilih Boediono sebagai calon wakil presiden, namun baik nama maupun foto Boediono belum dicantumkan pada spanduk-spanduk maupun dekorasi yang menghiasi gedung Sabuga. Bahkan pada spanduk selamat datang di pintu masuk hanya menulis selamat datang capres SBY dan cawapres.
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat, Iwan Sulanjana, acara deklarasi pasangan SBY - Boediono di gedung Sabuga yang direncanakan baru berlangsung Jumat malam akan dihadiri tidak kurang dari 2000 tamu undangan. 500 orang diantaranya akan ditampung diluar gedung. Iwan Sulanjana mengakui belum mencantumkan nama Boediono termasuk pada undangan yang telah disebarkan, karena alasan belum ada keputusan secara resmi.
Terkait persiapan ruangan gedung mulai disisir tim Gegana Brimob Polda Jawa Barat yang rencananya baru akan steril sore hari. Pada pelaksanaan deklarasi selain acara resmi akan menyatakan sebagai calon presiden dan wakil presiden, keduanya SBY dan Boediono juga akan menyampaikan pernyataan atau sikap politik dari keduanya.
Untuk kesuksesan acara deklarasi, panitia telah menyiapkan 200 ribu watt listrik, 50 ribu watt untuk sound system dan 150 ribu watt untuk pencahayaa. Spanduk nama Boediono hanya terdapat pada spanduk di jalan menuju lokasi gedung Sabuga, sebagai dukungan mendampingi SBY mengatasnamakan pro SBY - Boediono. (Cecep Hendar/Sup)