HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pasca Pilpres

Pasangan Mega-Prabowo Ajukan Gugatan ke MK



indosiar.com, Jakarta - Tim kampanye nasional Mega - Prabowo meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan hasil pilpres 2009. Alasannya telah terjadi pelanggaran secara masif dan terstruktur dalam seluruh tahapan hajatan 5 tahunan tersebut.

Tim advokasi pasangan capres cawapres Megawati Soekarnoputri - Prabowo Subianto yang dipimpin Gayus Lumbuun sekitar pukul 09.00 WIB Selasa (28/07) pagi mendatangi MK untuk meminta agar putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tanggal 25 Juli lalu soal penetapan capres SBY - Boediono sebagai pemenang pilpres dibatalkan. Alasannya banyak terjadi pelanggaran selama pelaksanaan pilpres 2009, seperti adanya sekitar 28 juta suara dalam rekapitulasi tidak bisa dipertanggungjawabkan dan menguntungkan pasangan nomor 2. 

Ditemukannya fakta bahwa KPU sebagai penyelenggara pemilu telah melanggar Undang Undang, yaitu KPU telah dengan sengaja tidak memutahirkan daftar pemilih setelah ditemukan segudang masalah dalam daftar pemilih. 

Rencananya MK akan menggelar sidang pada tanggal 4 Agustus mendatang untuk membahas pengaduan menyangkut hasil pilpres. 

Sementara itu tepat didepan gedung MK di Jakarta Pusat, puluhan massa dari Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sosialis melakukan unjuk rasa menolak hasil pemilu presiden. Menurut pengunjuk rasa, MK jangan sebagai lembaga estalase saja, kecurangan pemilu legislatif dan pilpres pelakunya harus dihukum dan ditangkap.

Pengunjuk rasa menilai KPU telah melakukan kejahatan demokrasi karena telah merusak dan menodai pesta demokrasi. KPU diduga telah mendalangi segala kecurangan yang telah merekayasa hasil pemilu legislatif dan pilpres. (Erwin Saputra/Agus Rahayu/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
29-Jul-2009 10:52:01 WIB by mira
wah wah repot bnr negara qta...
KPU hrusnya bisa di percaya, klo sudah begini repot donk.gak ada kepercayaan sama sekali.

kenapa sih gak menggugat dengan tenang aja. kyanya klo di acara2 televisi mega-pro sama jk win berapi-api bnget yah??? padahal mereka orang2 yang intelek tinggi.
29-Jul-2009 09:52:31 WIB by kesal
kita setuju kalo pilpres diulang, sesuai tuntutan mega-prabowo dan jk-win...tapi biaya untuk mengulang pilpres dibebankan oleh penuntut....
jangan cuma bisa nuntut..perlu biaya mas...perlu waktu...
kapan mau maju bangsa ini..persoalan kita makin banyak ,bukan hanya soal pilpres saja..
28-Jul-2009 19:34:47 WIB by Regina tantri tionaomi
memang yang kalah hrs menerima yang menang. tapi bagi saya kemenangan pilpres kali ini sangat tdk sportif.
saya memang hanya anak kecil yang baru duduk di bangku smp.
tapi saya sangat prihatin dgn kemenangan pilpres 2009.masalahnya banyak kecurangan yg trjd di mana2. APAKAH ITU HARUS DI BIARKAN.
kasihan rakyat yg tdk tahu apa2.
JGN BODOHKAN MEREKA. SAYA MENDUKUNG MEGA- PRABOWO....
BERJUANGLAH MEMBELA YANG BENAR.........
karna yang benar pasti slalu menang
28-Jul-2009 15:18:06 WIB by NIta
Setiap orang berhak untuk menang tau kalah dalam kopetisi,jika kalah akui kekalahan jangan mencari kelemahan lawan,saya rasa rakyat tidak bodoh rakyat tau betul mana yang bisa jadi pemimpin mana bukan,seharusnya kekelahan itu menjadi pelajaran untuk kedepan,bukan saling tuding atau lapor yang membuat gerah rakyat........

 

Nama:
Email:
Security Code: