indosiar.com, Jakarta - Masalah konsumsi air bersih saat banjir melahirkan ancaman baru bagi warga Jakarta yakni penyakit diare. Setelah sempat turun beberapa hari terakhir, angka penderita diare di Rumah Sakit Umum Daerah Koja Jakarta Utara kembali meningkat pasca terjadinya banjir.
Seperti inilah kondisi pasien diare di RSUD Koja Jakarta Utara yang mayoritas diderita anak balita. Jumlah pasien diare yang dirawat di lantai 4 di rumah sakit ini berjumlah 84 orang terdiri dari 76 pasien balita dan 8 pasien dewasa.
Jumlah ini meningkat dari hari sebelumnya dimana jumlah pasien mencapai 60 orang. Salah satu pasien balita adalah Dianti Fatiha. Bayi berusia 5 bulan ini menderita diare menyusul banjir gelombang air pasang di Muara Baru, Jakarta Utara. Kondisi bayi ini sudah sedikit membaik setelah mendapat perawatan selama tiga hari.
Sementara di RSUD Tarakan Jakarta Pusat jumlah pasien diare juga meningkat. Kebanyakan pasien datang dari wilayah Jakarta Barat. Berdasarkan data pihak rumah sakit hingga Rabu (12/12) jumlah pasien diare yang dirawat berjumlah 53 orang yang mayoritas pasien anak dimana pasien dewasa berjumlah 13 orang.
Bahkan pihak rumah sakit mulai kewalahan menampung pasien. Sebagian pasien terpaksa dirawat menggunakan tempat tidur tambahan atau velbed. (Tim Liputan/Sup)