indosiar.com, Bogor - Isak tangis mewarnai pemakaman Brigadir Anumerta Hendra, anggota Brimob Kedunghalang yang tewas ditembak saat melakukan operasi pengamanan di pegunungan Jaya Wijaya, Papua, Senin lalu.
Bahkan istri almarhum tidak sadarkan diri, saat jenazah diturunan ke liang lahat. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu orang anak. Atas jasa korban, kepolisian menaikkan pangkatnya dari brigadir satu menjadi brigadir anumerta.
Waka Korp Brimob Mabes Polri Syarif Gunawan menambahkan, tewasnya Hendra dan sejumlah korban lainnya dari Satuan Brimob dan kepolisian, saat menjalankan operasi pengamanan di Papua, tidak menyurutkan tekad pihak kepolisian untuk menghentikan operasi. Polisi saat ini masih terus memburu pelaku penembakan. (Iwan Kurniawan/Sup)