indosiar.com, Banten - Sekitar pukul 17.00 WIB Selasa (13/10/2009) sore, garis polisi yang sejak Jumat kemarin (9/10) melingkari rumah kost di Jalan Semanggi I, Ciputat, Tangerang Selatan, dibuka kembali oleh pihak kepolisian.
Hal ini dilakukan agar aktifitas di rumah kost yang terdiri dari 20 kamar dan dihuni 45 orang termasuk Sony bisa kembali normal. Sony adalah mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta yang diduga terlibat dalam jaringan teroris.
Setelah dibukanya garis polisi ini, seluruh penghuni kost yang seluruhnya mahasiswa, sudah diperbolehkan untuk kembali ke kamar mereka masing masing.
Di hari pertama dibukanya kembali kost ini, hanya sebagian kecil saja, dari kamar mereka yang terbuka. Umumnya mereka mengaku masih trauma dengan penggerebekan yang telah menewaskan, tersangka teroris Syaifuddin Zuhri dan Muhammad Syahrir itu.
Saat ini kamar no 15 atau kamar yang sempat dijadikan tempat persembunyian dua tersangka teroris ustadz Syaifuddin Zuhri dan Syahrir sudah ditutup rapat serta diberi penutup papan, hal ini dilakukan menyusul belum dilakukannya olah tempat kejadian perkara oleh pihak kepolisian di lokasi itu.(Dedi Irawan/Her)