indosiar.com, Jakarta - Hingga Rabu (22/11/07) puluhan pasien baru penderita diare masih terus berdatangan ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja Jakarta Utara dengan kondisi lemas, muntah-muntah dan buang air terus menerus.
Di RSUD Koja Jakarta Utara terbatasnya ruangan dan renovasi gedung membuat banyak pasien diare yang ditempatkan di lorong rumah sakit. Seperti Muhammad Habibie, balita berusia 8 bulan ini baru masuk RSUD Koja pada pukul 08.00 WIB dan langsung ditempatkan di lorong rumah sakit umum untuk sementara.
Menurut ibu kandungnya, Habibie mengalami gejala diare sejak dua hari lalu. Selain kurang air bersih, tempat tinggalnya sudah 5 hari terkena banjir air pasang laut.
Sementara itu menurut Wakil Direktur Pelayanan RSUD Koja Dr. Caroline, pasien diare yang dirujuk ke rumah sakit swasta tidak perlu mengkhawatirkan masalah biaya perawatan maupun pengobatan selama pasien tersebut dirawat di kelas tiga di rumah sakit manapun di wilayah DKI Jakarta. Keluarga pasien dapat mengajukan klaim ke Pemerintah Daerah atau Dinas Kesehatan DKI Jakarta. (Ahmad Fauzan dan Nurkayat/Sup)