FOKUS
Virus Flu Burung
Pasien Suspect Dirawat di Ruang Isolasi
indosiar.com, Garut/Pekanbaru - Serangan virus flu burung di tanah air tidak bisa dianggap sepele. Seorang balita suspect flu burung di rawat intensif di ruang isolasi RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, Riau. Dia diduga terjangkit karena sehari-hari kontak langsung dengan bebek. Bukan itu saja, dua orang warga di Garut, Jawa Barat juga dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Dokter Umum Slamet Garut karena diduga terinfeksi virus flu burung.
Dua pasien yang diduga terinfeksi virus flu burung dan dirawat diruang isolasi Rumah Sakit Umum Dokter Slamet Garut ini adalah warga Kampung Pabrik Desa Cinta Negara, Kecamatan Cigedug, Garut. Pihak rumah sakit kini tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan keduanya positif terserang flu burung.
Keduanya menderita panas tinggi serta sakit tenggorokan setelah sebelumnya sempat bersentuhan langsung dengan unggas yang mati mendadak milik tetangganya.
Ruang isolasi perawatan pasien flu burung RSUD Arifin Ahmad juga merawat pasien suspect flu burung. Pasien berusia 2,5 tahun ini dirujuk dari Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru yang mengalami gejala mirip flu burung, apalagi anak balita ini kontak langsung dengan unggas karena orangtuanya bekerja sebagai peternak dan pedagang bebek.
Menurut staf perawat di ruang isolasi perawatan pasien suspect flu burung kini suhu badan pasien mulai menurun kendati belum dinyatakan lepas dari masa kritis. Guna memastikan apakah pasien positif tertular penyakit mematikan tersebut, tim medis RSUD Pekanbaru kini menunggu hasil sampel darah dan cairan tenggorokan yang dikirim ke laboratorium Departemen Kesehatan di Jakarta.
(Tim Liputan/Sup)