indosiar.com, Bali - Virus flu H1N1 di Bali mulai menyerang warga lokal dan wisatawan di Bali yang tidak pernah bepergian ke daerah endemi flu H1N1. Untuk mengantisipasi terus bertambahnya pasien suspect flu H1N1, pihak Dinas Kesehatan Bali telah mempersiapkan 4 rumah sakit rujukan, selain Rumah Sakit Sanglah, Denpasar untuk melakukan perawatan kepada pasien suspect flu H1N1.
Peningkatan level penyebaran virus flu H1N1 di Bali ditandai dengan mulai terserangnya warga lokal dan pelaku wisata yang tidak pernah bepergian ke daerah pandemi flu H1N1. Dalam kurun waktu lima hari terakhir, pasien suspect yang masuk adalah warga lokal dan pelaku wisata yang tidak pernah bepergian ke daerah pandemi flu H1N1.
Mengantisipasi terus meningkatnya pasien suspect flu H1N1 di Bali, pihak Dinas Kesehatan Bali dan Rumah Sakit Sanglah Denpasar, telah mempersiapkan 4 rumah sakit rujukan baru, selain Rumah Sakit Sanglah Denpasar yang akan merawat pasien suspect flu H1N1.
Empat rumah sakit rujukan itu terdiri dari Rumah Sakit Umum Tabanan dan Gianyar, serta dua rumah sakit swasta di Denpasar. Penambahan rumah sakit rujukan ini dilakukan karena diperkirakan jumlah pasien suspect flu H1N1 di Bali akan terus bertambah dengan terjadinya peningkatan level penyebaran virus flu H1N1 di Bali.
Hari ini lima pasien suspect flu H1N1 kembali dilarikan ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar karena mengalami gejala flu H1N1. Dua pasien warga negara asing yang sedang berlibur di Bali, sedangkan 3 pasien adalah warga lokal Bali yang tidak pernah bepergian ke daerah pandemi flu H1N1. Hingga kini jumlah pasien flu H1N1 yang dinyatakan positif menderita flu H1N1 di Bali adalah 20 orang. (Arif Rahman/Sup)