indosiar.com, Ambon - Pedagang asongan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon terlibat baku hantan dengan sesama pedagang dan petugas. Mereka kecewa dengan pembakaran barang dagangan dan trauma dengan tindakan petugas yang militeristik.
Aksi baku hantam antara sesama pedagang asongan ini dipicu oleh salah seorang peserta aksi yang mengamuk kepada seorang pedagang asongan lainnya, karena tidak diikutserta dalam aksi demonstrasi menuntut ganti rugi kepada PT Pelindo, akibat dibakarnya barang dagangan pedagang oleh polisi militer dan petugas Pelindo pekan lalu.
Keributan pedagang asongan ini berhasil direlai pedagang asongan lainnya, namun insiden tersebut menyebabkan rencana pertemuan pedagang dengan petugas PT Pelindo akhirnya batal digelar. Sebelumnya para pedagang dan mahasiswa nyaris baku hantam dengan petugas PT Pelindo di depan ruang tunggu pelabuhan yang rencananya akan digelar pertemuan.
Menurut pedagang, PT Pelindo ingkar janji dengan melibatkan polisi militer dalam pertemuan tersebut. Pedagang mengaku masih trauma dengan tindakan militerisme yang dilakukan polisi militer di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon yang berujung pembakaran barang dagangan pedagang asongan di areal pelabuhan pekan lalu. Akibat keributan tersebut pertemuan akhirnya batal digelar. (Jabar Tianotak/Sup)