HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Pedagang Jajanan Sekolah Dirazia Balai POM




indosiar.com, Mataram
- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram, Nusa Tenggara Barat Senin (04/01/10) siang, menggelar razia disejumlah sekolah dasar di Mataram. Razia ini sebagai jawaban dengan makin maraknya pedagang kaki lima yang menjajakan makanan yang mengandung zat berbahaya disejumlah sekolah di Mataram. Menurut BPOM Mataram, lebih dari 30 persen jajanan anak sekolah tidak memenuhi standar kesehatan.

Petugas BPOM Mataram ini langsung terjun ke sekolah - sekolah dan menemukan banyak sekali pedagang yang menjual makanan untuk anak sekolah yang tidak memenuhi standar. Seperti pedagang es mambo ini, ia ternyata menggunakan pewarna yang diperuntukan untuk mewarnai kertas.

Kadri, sang pedagang mengakui menggunakan pewarna yang mengandung rodamin di es dagangannya karena tidak ada pewarna lainnya dan ini sudah dilakukan sejak setahun lalu.

Mengetahui hal ini salah seorang wali murid langsung marah terhadap Kadri, yang seenaknya mencampurkan zat perwarna berbahaya ini ke es yang dijual kepada para siswa. Selain es mambo yang dijual Kadri, sejumlah jajanan anak sekolah lainnya seperti mie basah juga ditemukan positif mengandung borak dan formalin. Padahal zat berbahaya ini jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker dan kematin.

Meski begitu BPOM belum memberi tindakan tegas. Pihaknya hanya memberi teguran saja kepada sejumlah pedagang. Ini diakui Kepala BPOM Mataram, Sri Utami Ekaningtias. Dari hasil uji laboratorium disejumlah Sekolah Dasar di Mataram ditemukan lebih dari 30 persen jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi standar kesehatan. (Ahmad Sianturi/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
17-May-2012 14:03:37 WIB by Rye
alamualikum...
oya sy cuma mwu tanyak apa bisa balai pom digunakan untuk mengecek obat palsu atau nggaknya???? kira-kira butuh brapa lama untuk menunggu hasilnya?? butuh biaya nggak???

 

Nama:
Email:
Security Code: