indosiar.com, Jakarta - Sekitar 200-an perwakilan pedagang Tanah Abang yang menolak pengosongan sekitar pukul 09.00 WIB Senin (04/12) pagi berunjuk rasa ke Kantor Gubernur DKI Jakarta.
Para pedagang itu menuntut agar diberikan ganti rugi yang sesuai dengan kios yang ditempati saat ini. Menurut mereka, tempat penampungan para pedagang yang disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) yaitu Blok A di lantai atas dinilai merugikan karena jauh dijangkau oleh pembeli.
Para pedagang juga meminta Gubernur untuk membuka seng yang menutup kios mereka. Jika hari ini (Senin 4/12) hal itu tidak dilakukan, mereka akan membongkar paksa seng-seng tersebut. Meski pihak perwakilan sempat diijinkan masuk ke kantor gubernur, namun Sutiyoso tidak mau menemui secara langsung.
Karena tidak ditemui oleh Gubernur, para pengunjuk rasa kemudian melanjutkan ke kantor Wakil Presiden. Namun, puluhan polisi telah menjaga ketat di depan Istana. Tidak cuma itu, niat untuk bisa bertemu dengan perwakilan di sana juga batal karena tidak mendapat ijin. (Eliza Amanda dan Surnata/Sup)