indosiar.com, Purwakarta - Menjelang tahun ajaran baru saat ini tepatnya memasuki masa penerimaan siswa baru, sejumlah kantor cabang pegadaian di daerah mulai diserbu para orangtua yang butuh uang untuk biaya pendaftaran sekolah anak-anaknya.
Hari masih pagi saat Maryati memasuki ruang Pegadaian Cabang Purwakarta, Jawa Barat. Berbekal blender di tangan, ibu dua anak warga Kampung Purnawarman Timur, Purwakarta ini berharap bisa mendapatkan uang secara cepat dengan menjadikan blender miliknya sebagai jaminan.
Tingginya biaya pendidikan memaksa warga terutama dari golongan ekonomi menengah kebawah sejak jauh-jauh hari harus mempersiapkan biaya masuk sekolah bagi anak-anaknya. Kondisi inilah yang saat ini dialami Maryati yang terpaksa mengadaikan barang elektronik miliknya untuk menambah biaya persiapan masuk SD bagi anak keduanya. Maryati merupakan satu dari ratusan warga yang disibukan dengan masalah keuangan menjelang tahun ajaran baru anak sekolah.
Menurut Manajer Cabang Pegadaian Kabupaten Purwakarta Ayip Rifai, hampir setiap memasuki tahun ajaran baru pendapatan pegadaian meningkat. Saat ini peningkatan baru mencapai 10 persen yang diperkirakan akan terus naik hingga bulan Juli mendatang.
Umumnya warga mengadaikan barang milik mereka berupa perhiasan hingga barang-barang elektronik. Namun saat ini kebanyakan barang yang digadaikan berupa perhiasan yakni mencapai sekitar 70 persen. (Zaenal Arifin/Sup)