indosiar.com, Bali - Seorang pegawai Dinas Pendidikan Bangli kembali ditangkap pihak kepolisian dalam kasus pembunuhan berencana terhadap wartawan Radar Bali, Anak Agung Prabangsa. Penangkapan Dewa Swarjana, Kepala Sub Bagian Perencanaan pada Disdik Bangli ini diperkirakan sebagai pintu masuk untuk mengungkap otak pembunuhan lainnya selain Nyoman Susrama, adik Bupati Bangli.
Dewa Swarjana, Kepala Sub Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Bangli ditangkap tim penyidik Polda Bali di rumahnya di Desa Susut, Bangli untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi pembunuhan berencana terhadap wartawan Radar Bali, Anak Agung Prabangsa.
Penangkapan ini dilakukan tim penyidik karena dari keterangan para eksekutor, Dewa Swarjana diketahui datang ke lokasi pembunuhan sesaat setelah eksekusi dilakukan di rumah Nyoman Susrama. Penangkapan terhadap Dewa Swarjana ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pihak kepolisian telah menangkap Kasubag Perencanaan ini akhir Mei lalu, namun karena kurang alat bukti, ia dilepaskan kembali.
Diperkirakan penangkapan terhadap tersangka ini merupakan pintu masuk untuk mengungkap otak pembunuhan lainnya selain Nyoman Susrama. Sumber kepolisian mengatakan, jumlah tersangka akan terus bertambah dan dalam waktu dekat Kepala Dinas Pendidikan Bangli akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus pembunuhan ini.
Sementara itu pemeriksaan terhadap Bupati Bangli, I Nengah Arnawa yang akan diperiksa sebagai saksi masih menunggu ijin dari presiden. Hingga saat ini pihak kepolisian telah menahan 10 orang sebagai tersangka, termasuk Nyoman Susrama, adik kandung Bupati Bangli yang merupakan otak pembunuhan terhadap Anak Agung Prabangsa. (Arif Rahman/Sup)