indosiar.com, Karawang - Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi 2600 rumah tangga sasaran dari desa Mekarjati dan Tanjung Mekar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat akhir pekan ini kembali diwarnai kericuhan. Ribuan warga saling dorong berusaha menerobos pintu loket hingga sejumlah manula bersama anaknya jatuh terinjak-injak.
Beginilah suasana warga miskin saat berebut masuk untuk mendapatkan uang 200 ribu rupiah. Setelah lebih dari 2 jam antri, mereka akhirnya berebut masuk hingga menimbulkan keribuhan. Dalam kericuhan ini sejumlah warga lanjut usia termasuk anak kecil terjatuh dan terinjak-injak. Ironisnya kericuhan seperti ini bukan kali ini saja terjadi. Sejak dimulainya pencairan BLT di Karawang, kericuhan kerap terjadi. Pasalnya petugas hanya menyediakan satu pintu masuk, sementara tidak tersedia tempat istirahat bagi warga yang mengantri. Disamping itu petugas pelaksana pencairan BLT terlihat kurang tegas dan tanggap dalam memberikan pengaturan.
Pencairan dana BLT akhir pekan lalu dilakukan untuk 2600 rumah tangga sasaran dari 2 desa yaitu Desa Mekarjati serta Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Selain mengeluhkan tidak tersedianya tempat istirahat bagi warga penerima bantuan, warga juga mengeluhkan minimnya bantuan air minum di kantor Pos Jero Karawang tempat pencairan dana BLT dilakukan. (Zaenal Arifin/Sup)