indosiar.com, Tegal - Seorang pembantu rumah tangga di Tegal, Jawa Tengah disiksa majikannya hingga kondisinya kritis. Sekujur tubuhnya lebam dan organ dalamnya memar. Polisi telah menangkap sang majikan yang terdiri dari seorang ibu dan anak perempuannya.
Isnawati warga Desa Kali Salak Margasari Tegal, sekitar pukul 23.00 WIB Rabu (18/04) malam dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Siaga dalam kondisi tidak sadarkan diri. Pembantu rumah tangga berusia 18 tahun ini disiksa majikannya Endang dan anaknya Pita Mike Damayanti warga Pacul.
Korban mengaku kerap dianiaya majikannya kepalanya dibenturkan ke tembok, dipukul dengan besi dan sapu serta ditusuk dengan polpen. Akibat penyiksaan, korban menderita luka parah dibagian wajah serta sekujur tubuhnya memar. Korban mengatakan penyiksaan dilakukan selama tiga bulan karena ia kedapatan sering gompol saat tidur.
Sementara itu menurut dokter, korban tidak hanya menderita luka luar, namun dari hasil rongsen ulu hati dan paru-parunya mengalami memar. Tidak hanya siksaan fisik yang harus diterima gadis lugu ini. Gajinya sebesar 175 ribu rupiah perbulan selama tiga bulan belum dibayarkan. Meski kondisinya telah membaik, namun korban nampak masih trauma.
Sementara itu Endang dan anaknya Pita Mike Damayanti Kamis (19/04) malam, akhirnya ditangkap petugas kepolisian. Keduanya mengatakan, kemarahan yang berujung pada penganiayaan terpaksa dilakukan karena sikap korban yang kurang ajar. Korban sering kencing disembarang tempat. Kedua tersangka ini terpaksa ditahan di Polsek Kramat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Kuncoro Wijayanto/Sup)