indosiar.com, Jakarta - Setelah beberapa kali melakukan demo menuntut di bolehkannya taxi, bajaj, dan ojek, masuk ke Stasiun Gambir, Kamis (18/03/10) pagi tadi, beberapa taksi terlihat sudah mulai masuk stasiun tersebut. Namun hal itu masih di keluh kan sopir taxi, pasalnya belum ada kejalasan hitam di atas putihnya taxi diluar taksi resmi boleh mengkal selamanya.
Setelah melakukan beberapa kali melakukan aksi demo menuntut manajemen stasiun Gambir memperbolehkan taxi, bajaj dan ojek motor mangkal dalam stasiun tersebut. Kamis pagi beberapa taksi yang tidak resmi masih nekad mencoba mengangkut penumpang dari dalam stasiun. Para sopir ini belum puas karena keberadaan mereka belum di setujui pihak stasiun Gambir secara tertulis.
Bajaj dan tukang ojek sendiri hingga saat ini masih belum diperbolehkan petugas keamanan stasiun masuk kedalam. Mereka hanya boleh mangkal di pintu masuk dan keluar stasiun ini. Kondisi jelas di keluhkan para sopir bajaj dan tukang ojek. Pasalnya pendapatan mereka drastis berkurang.
Sementara itu, setelah di larang masuknya taxi, bajaj, dan ojek, menyebabkan para pengemudi melakukan demo atas larangan tersebut. Demo mereka kian gencar setelah mengetahui hanya taxi Blue Bird saja yang boleh masuk kedalam stasiun tersebut. Puncaknya semalam sejumlah taksi jenis Blue Bird yang sedang melintas ditempat mereka melakukan aksi menjadi sasaran amukan. Mereka menilai taksi jenis tersebut yang telah menyingkirkan lapak parkir mereka di stasiun Gambir, Jakarta Pusat. (Abdul haris/Sup)