indosiar.com, Denpasar - Menyusul ancaman wabah flu Singapura Bandara International Ngurah Rai, Bali memperketat pemeriksaan terhadap wisatawan asing dengan memasang alat deteksi panas tubuh dan disinfektan. Alat ini dipercaya untuk mencegah masuknya virus flu Singapura ke Pulau Bali yang potensial dibawa oleh wisatawan mancanegara.
Meski belumditemukan kasus flu Singapura di Bali, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Tingkat I Denpasar tetap mewaspadai ancaman virus tersebut, mengingat tingginya jumlah wisatawan asing ke Bali. Untuk itu kini dipasang alat disinfektan dan deteksi panas tubuh di Terminal Kedatangan Bandara Ngurah Rai, Denpasar.
Alat disinfektan dilengkapi tabung berisi alkohol dengan kadar 70 persen untuk mematikan virus dibagian tubuh, termasuk pakaian dan barang bawaan para wisatawan, sedangkan thermo scanner berfungsi mendeteksi suhu tubuh. Saat ada wisatawan yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat celcius, pihak kantor kesehatan bandara akan melakukan pemeriksaan khusus.
Jika terbukti menghidap flu Singapura dan virus lainnya, dia akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar untuk perawatan lebih lanjut. Virus flu Singapura yang juga biasa disebut flu kaki tangan dan mulut, memiliki panas tinggi hingga mencapai 38 derajat celcius disertai radang dibagian tenggorokan, sariawan dan bintik - bintik merah pada bagian tubuh lainnya. (Arif Rahman/Dv).