HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Krisis Kedelai

Pemerintah Bebaskan Bea Impor Kedelai



indosiar.com, Jakarta - Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menurunkan bea masuk impor kedelai hingga 0 persen. Kebijakan ini ditempuh untuk mengatasi keterbatasan pasokan kedelai didalam negeri yang mengakibatkan melambungnya harga kedelai di pasaran.

Pemerintah memutuskan penurunan bea masuk atau BEM Impor kedelai dari 10 persen menjadi 0 persen untuk mengatasi masalah keterbatasan pasokan kedelai didalam negeri.

Usai berdialog dengan perwakilan para perajin tahu tempe di Bina Graha bersama Menteri Pertanian Anton Apriantono dan Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan,  yang paling mungkin saat ini adalah menurunkan bea masuk impor yang saat ini sebesar 10 persen menjadi 0 persen. Kebutuhan impor kedelai sebagai bahan baku tempe saat ini mencapai 60 hingga 70 persen.

Sementara itu perwakilan dari Perhimpunan Pengrajin Tahu Tempe, Sukaryo usai menyampaikan aspirasinya menegaskan kembali bahwa mereka menuntut perlindungan pemerintah terhadap harga kedelai yang terus naik. Menurut Sukaryo, awal Januari harga kedelai hanya 3450 rupiah perkilogram, namun Senin (14/01) ini sudah mencapai 7500 rupiah perkilogram.

Selain menurunkan tarif bea masuk, pemerintah melalui Menteri Pertanian juga ingin memberi isentif kepada petani penanam kedelai dalam rangka upaya meningkatkan produksi dalam negeri. (Sri Indro Edi Purnomo/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: