indosiar.com, Jakarta - Harapan warga mendapat bantuan pemerintah untuk memperbaiki rumah yang rusak disejumlah wilayah yang terkena gempa parah di pesisir Sumatera Barat, tampaknya belum bisa segera terwujud. Pemerintah saat ini masih belum mengetahui jumlah pasti bangunan yang mengalami kerusakan.
Menko Kesra Abu Rizal Bakrie sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan Rabu (19/09/07) pagi mengungkapkan, Pemerintah Pusat masih menunggu pendataan yang dilakukan Satkorlak dan Pemerintah Daerah.
Abu Rizal berharap, paling cepat bulan depan sudah selesai. Namun Abu Rizal memastikan seluruh korban gempa baik yang di Bengkulu, Padang dan wilayah- wilayah pesisir Sumatera dan wilayah lainnya akan menerima bantuan setara dengan korban gempa di Yogyakarta, maupun tsunami di Pangandaran.
Data sementara yang dihimpun Satkorlak, rumah yang rusak berat di Bengkulu Utara berjumlah 1.462, rusak ringan 2017. Di Kota Bengkulu, 109 rumah rusak berat dan 864 rusak sedang dan 2.106 rusak ringan.
Sementara itu di Moko Moko, rumah yang mengalami rusak berat berjumlah 184 dan rusak ringan 331. Abu Rizal mengatakan, jumlah ini kemungkinan besar masih akan bertambah, karena Satkorlak dan Pemda setempat masih melakukan pendataan. (Gustav Roberto dan Heru Desembri/Sup)