HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Kasus Separatisme

Pemerintah Tanggapi Dingin Surat Kongres AS



indosiar.com, Jakarta - Surat anggota kongres Amerika Serikat ditanggapi dingin pemerintah Indonesia. Surat itu berisi permintaan agar pemerintah Indonesia membebaskan dua anggota organisasi Papua Merdeka.

Menteri Luar Negeri Hasan Wirayudha usai acara temu ramah dengan para guru desa terpencil dan guru Sekolah Luar Biasa di Jakarta Rabu (13/08/08) kemarin, mengatakan pemerintah Indonesia akan melayangkan jawaban balasan atas surat kongres Amerika Serikat yang meminta pembebasan dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Menurut Hasan Wirayudha, sikap pemerintah Indonesia sudah sangat jelas tidak terpengaruh dengan desakan kongres Amerika Serikat tersebut. Pemerintah Indonesia menanggapi surat kongres itu dengan biasa-biasa. Mengenai kasus hukum kepada kedua terpidana kasus pengibaran Bendera Bintang Kejora, Desember 2004 lalu yakni Filep Karma dan Yosep Pagake tetap berjalan.

Pemerintah Indonesia menilai kongres Amerika Serikat tidak cukup mengerti dengan persoalan tersebut. Karenanya menurut Menlu pemerintah melalui perwakilan di Washington DC akan menemui anggota kongres tersebut dan menjelaskan persoalan yang terjadi. (Nancy Erene/Dwinanto Agung/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
20-Aug-2008 09:31:03 WIB by scorpion
seharusnya amerika serikat melihat siapa mereka sejak kapan mereka membela kepentingan pribumi.ketika mereka membantai indian apa itu bukan pembantaian etnis belum lagi di iraq di afghanistan hanya perserikatan bangsa bangsa saja yang katrok juga tidak konsisten.

 

Nama:
Email:
Security Code: