indosiar.com, Ternate - Aksi saling lempar batu antar dua kubu pendukung calon ketua badan eksekutif mahasiswa ini berlangsung hampir satu jam. Hal ini dipicu akibat ketidaksepakatan soal waktu pemilihan yang dinilai tidak adil oleh salah satu kubu pendukung calon.
Bentrokan akhirnya mereda setelah pihak keamanan kampus Universitas Khairun Ternate, serta ketua program studi jurusan masing-masing berusaha melerai bentrokan tersebut. Akibat bentrokan ini sejumlah kaca jendela kantor serta sebuah motor rusak. Sementara dua orang mahasiswa mengalami luka ringan akibat terkena lemparan batu.
Pemilihan ketua BEM ini akhirnya ditunda, sementara para mahasiswa yang bertikai akhirnya membubarkan diri usai berdamai dengan tim mediasi ketua program studi pada jurusan masing- masing. (Ghazali Hasan/Sup)