indosiar.com, Tangerang - Lima dari 8 jenazah warga Tangerang korban pembunuhan dukun pengganda uang di Lebak, Banten, belum boleh dibawa pulang keluarganya, menyusul diundurnya proses otopsi dan identifikasi jenazah korban.
Proses identifikasi jenazah korban oleh keluarganya ini sempat diwarnai kesalahan keluarga Imi Zam Zani yang salah menduga jenazah lain sebagai jenazah Imi. Berubahnya identifikasi jenazah Imi ini baru terungkap ketika mereka melihat jenazah terakhir yang mengenakan celana berkantong banyak.
Setelah berhasil mengidentifikasi secara kasat mata, jenazah ke 5 korban pembunuhan dukun Yusuf Maulana ini masih belum boleh dibawa pulang menyusul batalnya otopsi dan identifikasi jenazah oleh tim gabungan.
Semula keluarga korban memprotes keras larangan ini. Tapi setelah dijelaskan pentingnya otopsi dan identifikasi, para keluarga korban mengerti. (Heni Murniati Supaidi/Sup)